Thesis : It begins!

Sambil pusing-pusing ngerjain UAS hari sabtu kemaren, pengawas keliling ngasih form absensi ujian plus tagihan untuk semester IV, yes thesis season begins :D Gak terasa udah mau masuk semester akhir, semoga lancar ya allah :)

Ntar malam, senin, hari ini, rencananya ada perkenalan pembimbing tesis dari kampus. Penasaran jg ntar acaranya seperti apa, moga2 ngeliat perkenalan ntar malam bisa nge-trigger ide buat tesis. Jujur aja sampe sekarang masih gamang mau ngambil topik apa. Nah itu topik apa, jadi pertemuan ntar malem yg perlu gw cari tau adalah topik2 apa aja serta mapping pembimbing sesuai area of interestnya.

Ada beberapa topik sih yang kepikiran, pertama seputar valuasi saham, kedua business plan, ketiga seputar DPLK. Mana yang mau dipilih, hmmmm… wallahualam bishawab :)

Alasan topik yang pertama, soalnya ini adalah salah satu tujuan gw masuk MM UI, biar ngerti secara komprehensif mengenai investasi di pasar modal khsususnya melakukan valuasi nilai wajar saham perusahaan. Ya, sejak dikenalin sama Pa Binsar, bos gw di Medan, gw tertarik full ama investasi di saham. Currently gw pake pendekatan teknikal analysis, more likely to trading, nah buat investing fundamental analysis, termasuk valuation didalamnya, sangat dibutuhkan.

Alasan topik kedua, gw ama istri lagi merintis usaha klinik kesehatan dan kecantikan di Ciamis. Nah, pertimbangan gw kenapa gak sekalian aja ini gw jadiin tesis, refer to prior thesis ada beberapa contoh yang memang bikin business plan. Yang perlu dipertajam adalah nantinya apa yang akan menjadi pembahasan mendalam, apakah ada prasyarat khusus suatu usaha dijadikan topik thesis. Ya let see :)

Alasan topik ketiga, di kantor ngobrol sama beberapa temen kantor yang masuk Telkom pasca tahun 1995 (ya ngobrolnya sama yang deketan sih yg 2005 keatas, hehe..) dana pensiun sudah gak dikelola lagi sama Dapentel. Gw sendiri udah masuk DPLK BNI Simponi. Nah seiring info2 investasi dan financial planning yang gw dapet, baik dari baca, sharing dari temen, sama dapet dari kuliah terpikir bahwa dana pensiun ini mending kita kelola sendiri dan kita alokasikan ke produk2 investasi yang ada di pasar, gak cuma di DPLK, karena hasil dari DPLK sendiri gak terlalu bagus pertumbuhannya (simponi cuma ada alokasi 50%:50% Bonds vs Money Market). Sayangnya niat ini pas ditanyakan ke HR langsung dimentokin, harus di DPLK, plus dapet jawaban “kalo mau gitu pake duit gaji aja, lagian buat DPLK kan duitnya kecil”. Busyeeet ini ibu gak ngitung kali ya kalo duit itu dialokasikan ke produk investasi yg return-risknya optimal hasilnya bakal gede, lagian pernah ngitung gak sih HR ini duit DPLK tiap bulan kita yang dibilang “kecil” itu dengan return DPLK yang kecil apakah bisa mengalahkan inflasi, bakal bisa nutupin kebutuhan pensiun nanti sesuai tujuannya? hmmm… Motif gw pengen ngebukain mata orang2 HR soal ini. Jangan cuma jadi auto machine doang pas ditanya kayak gini, plus please jangan meremehkan sekecil apapun nilai dari suatu dollar averaging investment.

Mana yang bakal gw ambil sebagai topik thesis, let see tanggal 30 Januari, that is the last date for submitting proposal :) Bismillah :)

About ariftor

A not so fat indonesian young man who's trying to be more practical than ever
This entry was posted in Seputar Thesis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s